Ketika Sudah Tidak Ada Hutan Lagi - Info Serba Ada

Breaking

Post Top Ad

Selasa, 21 November 2017

Ketika Sudah Tidak Ada Hutan Lagi

Ketika Sudah Tidak Ada Hutan Lagi

iklanet.id - Fungsi hutan bagi kehidupan sangatlah penting, Baik kita manusia maupun hewan dan juga tumbuhan itu sendiri memerlukan keberadaan hutan. Fungsi dan manfaat yang bisa diambil dengan lestarinya hutan menjadi sebuah nilai yang tidak dapat di ukur dari segi apapun juga.

Hutan menutup sekitar sepertiga permukaan Bumi dan menjadi rumah bagi dua pertiga spesies darat di seluruh dunia. Wajar lah jika kemudian hutan disebut sebagai gudangnya keanekaragaman hayati bagi Bumi.

Namun saat ini, Sudah tidak dapat dipungkiri lagi, Kerusakan hutan menjadi suatu permasalahan yang sangat memprihatinkan, Karena hutan saat ini sudah banyak yang beralih fungsi sehingga akan mengancam kelangsungan hidup manusia dan juga lingkungan. Banyak hutan yang kini menjadi gundul akibat ulah manusia egois dengan melakukan penebangan liar dan juga alih fungsi lahan, Tanpa disadari hal ini akan menjadi awal sumber bencana bagi kehidupan. Bukan hanya manusia yang terancam, Namun juga ekosistem makhluk hidup lain akan terancam hal tersebut karena Hutan merupakan ekosistem kompleks yang berpengaruh pada hampir setiap spesies yang ada di bumi.

Saat ini Kerusakan hutan atau deforestasi terjadi hampir diseluruh dunia, Dimana kerusakan tersebut sebagian besar disebabkan oleh aktivitas manusia. Menurut Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO), Hampir 7,3 juta hektar hutan diseluruh dunia hilang setiap tahunnya. Hal ini tentu akan semakin mengancam kehidupan manusia, Pemicu kegiatan deforestasi hutan adalah kegiatan industri, Terutama industri kayu. Faktor lainnya adalah karena adanya alih fungsi hutan menjadi lahan perkebunan atau bisa juga dijadikan sebagai lahan pemukiman bagi warga. Tentu hal ini harus bisa di atasi sebab setiap harinya semakin banyak hutan yang gundul dan ini tentu akan memberikan dampak buruk bagi kehidupan terutama akan menjadi sumber bencana alam yang sangat besar.

fungsi hutan

Padahal kita tahu betapa pentingnya peranan hutan dalam kehidupan di muka bumi ini. Berikut ini beberapa fungsi hutan.

1. Sebagai Paru-paru Dunia

Salah satu fungsi hutan adalah sebagai paru-paru dunia, Maksudnya adalah hutan dapat menyerap gas karbon dioksida yang berbahaya bagi manusia dan menghasilkan gas oksigen yang sangat diperlukan manusia. Mengingat pentingnya peranan hutan yang satu ini, Maka kita harus bisa menjaga hutan kita. Coba bayangkan jika semua hutan kita musnah atau hancur, Kita akan mendapatkan udara bersih darimana?

2. Sumber Ekonomi

Fungsi hutan lainnya yang tidak kalah penting dari sebagai paru-paru dunia adalah sebagai sumber ekonomi. Indonesia merupakan salah satu negara dengan luas hutan terbesar didunia juga mengandalkan hasil-hasil hutannya seperti kayu dan lain-lainnya sebagai sumber ekonomi nasional. Kita berharap semoga sumber ekonomi dari hutan ini bisa digunakan sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat banyak di Indonesia ini.

3. Habitat Bagi Flora Dan Fauna

Ketahuilah bahwa fungsi hutan tidak hanya diperuntukkan bagi manusia saja, Flora dan fauna pun sepantasnya mendapatkan manfaat hutan sebagai habitat atau rumah bagi mereka semua.Oleh sebab itu kita seharusnya untuk tidak merusak habitat mereka, Jika hutan kita menjadi rusak lantas mereka mau tinggal dimana? Ini merupakan tugas kita semua untuk menjaga dan mengawasi hutan kita dari kerusakan yang berkepanjangan.

4. Tempat Penyimpanan Air

Fungsi hutan lainnya yang begitu bermanfaat bagi kehidupan manusia adalah hutan sebagai tempat penyimpanan air dalam volume yang begitu besar. Air hujan yang jatuh ke bumi akan disimpan dalam akar-akar pohon yang ada di hutan. Manfaat ini sangat terasa ketika dimusim penghujan, Hutan bisa dijadikan sebagai pengendali banjir. Ini juga begitu bermanfaat ketika musim kemarau ketika banyak lahan-lahan yang kering bisa dialirkan air.

5. Pengendali Bencana

Fungsi hutan lainnya yang harus dipahami umat manusia adalah hutan dapat menjadi pengendali bencana alam seperti banjir dan longsor. Banjir terjadi karena volume air yang jatuh ke bumi terlalu banyak sehingga aliran air tidak mampu memuat. Disinilah hutan berfungsi untuk mengendalikan banjir yaitu dengan menyerap air-air kedalam akar pohon-pohonnya. Begitu juga halnya dengan longsor, Keberadaan hutan yang lestari akan meminimalisir kejadian tersebut.

6. Menyuburkan Tanah

Fungsi lainnya yang bisa didapatkan dari keberadaan hutan disekitar kita adalah tanah yang subur. Ketahuilah bahwa tanah yang subur dapat mengoptimalkan tumbuh kembang tanaman yang bisa dimanfaatkan bagi manusia. Tanah disekitar hutan bisa tumbuh subur karena terjadinya proses penguranian daun-daun yang gugur (jatuh kebawah tanah) menjadi tanah humus yang begitu subur. Tanah yang subur banyak dimanfaatkan manusia untuk menanam pohon tertentu.

7. Mengurangi Polusi Dan Pencemaran Udara

Fungsi hutan yang begitu penting lainnya bagi manusia adalah hutan bisa digunakan untuk mengurangi tingkat polusi dan pencemaran udara. Hutan bisa menyerap gas-gas yang menjadi biang terjadinya polusi dan pencemaran udara seperti karbon dioksida, karbon monoksida dan lainnya. Gas-gas tersebut sangat membahayakan manusia terlebih jika gas-gas tersebut sudah berada pada tingkat diatas ambang normal.

8. Mengatasi Perubahan Iklim

Hutan adalah pertahanan alami terhadap perubahan iklim, Menghilangkan gas karbon dioksida rumah kaca dan menghasilkan oksigen. Hal ini membantu dalam memurnikan atmosfer dan mengendalikan kenaikan suhu. Dalam perputaran iklim, Hutan juga memiliki peran ganda. Deforestasi dan degradasi hutan melepas karbon yang tersimpan dalam pohon atau lahan gambut. Diperkirakan jumlah emisinya mencapai antara 17-20 persen total emisi gas rumah kaca dunia, Lebih besar daripada emisi sektor transportasi global.

Selain itu, Hutan yang sehat menyerap karbon dioksida dari atmosfer untuk membantu proses fotosintesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lebih dari 15 persen dari 32 miliar ton karbon dioksida yang dihasilkan setiap tahun oleh kegiatan manusia diserap oleh hutan. Jadi, Ketika hutan mengalami kerusakan, Maka kita akan mengalami kerugian dua kali lipat. Kita tidak hanya melepas karbon dari pohon, Tetapi juga kehilangan kemampuan hutan untuk menyerap karbon dioksida.

9. Sebagai Penyeimbang Lingkungan

Fungsi Hutan menjadi penyeimbang alam ini juga tak jauh berbeda daripada hutan sebagai sumber Oksigen. Dimana oksigen dapat menetralisir gas-gas karbon yang sangat panas sehingga keberadaannya sangat penting bagi kehidupan kita. Gas karbon terjadi dan dibentuk oleh banyaknya aktivitas kita seperti bernafas, aktivitas mesin Dan hasil sisa dari proses pembakaran lain. Dengan banyaknya polusi udara seperti itu yang terjadi di sekitar kita, Tak akan terbayangkan berapa jumlah gas karbon yang bersifat membunuh ini telah kita hirup.

Dengan adanya hutan yang selalu memproduksi oksigen bagi kehidupan kita inilah pengendalian keseimbangan lingkungan yang dimaksudkan. Dengan menghirup oksigen yang cukup disetiap aktivitas kita, Zat karbon yang ikut terhirup akan menjadi netral dan tidak membahayakan kehidupan kita. Ini juga sebab dari akibat jika kita di lingkungan perkotaan yang jauh dari pusat hutan, Baik itu hutan alami atau hutan kota yang merupakan hutan buatan. Suhu di sekitar akan menjadi lebih panas, dan juga kita akan menjadi lebih susah bernafas. Ini disebabkan tipisnya persediaan oksigen di sekitar kita.

10. Sarana Edukasi

Fungsi yang satu ini bukan rahasia lagi, terutama bagi kita yang menyukai ilmu Alam di sekolah seperti Biologi dan Geografi. Hutan menjadi tempat atau sarana yang cocok untuk kita melakukan sebuah penelitian khususnya tentang alam. Dan juga proses belajar dengan cara mengenal ala mini adalah cara yang tepat yang bisa dilakukan kepada siswa atau anak didik kita untuk lebih jauh lagi menghormati dan menjaga kelestarian alam kita. Karena pelajaran mengenai alam bisa langsung dipraktekan secara langsung saat itu juga.

11. Memenuhi Kebutuhan Hidup Manusia

Sebuah hal yang cukup penting bagi kehidupan kita. Dimana banyak manusia mengabaikan atau bahkan tidak mau tahu betapa pentingnya hutan bagi kehidupan kita adalah hutan dapat memenuhi berbagai kebutuhan kita sehari-harinya.

Tahukah Anda, Bahwa dengan memiliki hutan yang lebat dan juga luas. Kita bisa mendapatkan sumber makanan, obat-obatan, dan juga air yang sangat penting di setiap sela kehidupan kita. Dan kesemuanya itu kita dapatkan dari alam ini secara gratis.

Tentunya, pengambilan dan pemanfaatan hutan seperti ini juga dilakukan secara berkala dan tidak boleh secara terus menerus. Karena hutan yang terus di eksploitasi sumber dayanya akan menurun dengan drastis.

12. Tempat Bersantai

Keindahan hutan juga menjadi salah satu manfaat bagi kita. Campuran warna abstrak, pemandangan hijau yang menyegarkan mata, aktivitas dan ketenangan di dalamnya menajdi salah satu manfaat hutan yang bisa kita nikmati.

Ketertarikan bawaan manusia terhadap hutan merupakan bagian dari fenomena yang disebut “biofilia”. Biofilia merupakan ketertarikan terhadap air, Pepohonan dan pemandangan alam lain. Berbagai penelitian juga telah menunjukkan bahwa berjalan-jalan di hutan dapat meningkatkan kreativitas, Menekan mempercepat pemulihan ADHD dan membantu meditasi serta menyegarkan pikiran. Bahkan mungkin membantu kita hidup lebih lama.

kerusakan hutan

Dampak akibat kerusakan hutan tidak hanya dirasakan oleh masyarakat di dekat hutan tersebut, Namun dampak buruk dari kerusakan hutan bisa dirasakan oleh seluruh masyarakat Indonesia. Kerusakan hutan dapat mengakibatkan berbagai macam masalah. Sedikitnya kesadaran masyarakat untuk menjaga  dan melestarian hutan menjadi penyebab utama mengapa hutan-hutan di Indonesia kini bermasalah. Kesadaran masyarakat yang sedikit itu ditandai dengan penebangan hutan secara liar dan illegal, Sedikitnya usaha reboisasi yang dilakukan serta maraknya pembakaran hutan. 

Berikut ini adalah dampak buruk yang akan terjadi akibat kerusakan hutan.

1. Rendahnya Kualitas Oksigen

Salah satu dampak dari kerusakan hutan adalah kualitas oksigen yang semakin menurun. Kita tahu jika selama ini tumbuhan berperan penting dalam pembentukan oksigen yang dibutuhkan manusia. Semakin sedikit tumbuhan yang ada di hutan, Maka akan semakin sedikit pula oksigen yang dihasilkan. Akibatnya adalah kualitas oksigen akan menurun.

2. Alam Semakin Panas

Akibat kerusakan hutan yang harus diketahui adalah menjadikan alam semakin panas. Alam semakin panas dikarenakan tanaman yang dijadikan sebagai peneduh semakin berkurang jumlahnya. Sinar matahari bisa langsung menyengat kulit akibat manusia tidak diteduhi pohon atau tumbuhan. Pohon juga bisa menimbulkan angin yang segar sehingga udara panas tidak terasa.

3. Banjir

Dampak nyata akibat kerusakan hutan adalah datangnya banjir. Akar pohon atau akar tumbuhan bisa menyerap air hujan yang meluap sehingga saat datang banjir pun air banjir itu bisa terserap oleh akar dengan volume yang banyak.  Jika hutan telah rusak akibatnya adalah ketika banjir datang, Air banjir tersebut bisa meluap kemana-mana sebab tidak terserap oleh akar pohon.

4. Kekeringan

Akibat kerusakan hutan juga dapat menyebabkan kekeringan. Saat pohon jumlahnya hanya sedikit, Air yang diserap pun hanya sedikit. Sehingga air tanah juga menjadi sedikit. Air tanah yang sedikit bisa menyebabkan alam terkena bencana kekeringan.

5. Longsor

Kerusakan hutan dapat menyebabkan tanah longsor. Hal itu dikarenakan akar tumbuhan berfungsi sebagai pemadat struktur tanah. Saat hujan datang, Air tersebut tidak langsung mengenai tanah sehingga tidak menyebabkan tanah longsor. Akar pohon tersebut justru akan menyerap hujan yang datang. Untuk hutan yang gundul, Air hujan bisa langsung jatuh ke atas tanah tanpa terhalang oleh pohon terlebih dahulu. Air tersebut juga tidak terserap oleh akar pohon. Tanah yang terkena hujan terus menerus kontur dan struktur tanahnya bisa rusak kemudian menyebabkan tanah longsor.

6. Pemanasan Global

Pemanasan global merupakan dampak nyata akibat efek dari rumah kaca dan hutan yang semakin gundul. Kerusakan hutan menjadi penyebab pemanasan global dikarenakan benda yang menghasilkan zat karbon bisa menyebabkan bumi semakin panas. Zat karbon tersebut tidak bisa diubah menjadi oksigen oleh keberadaan tumbuhan yang semakin sedikit. Zat karbon tersebut juga bisa merusak lapisan ozon bumi sehingga es di kutub akan semakin mencair.

7. Bencana Tsunami

Bencana tsunami dapat diakibatkan oleh pemanasan global yang membuat es di kutub utara menjadi cair.  Lelehan es di kutub yang semakin sering terjadi akan membuat ombak di lautan semakin besar dan puncaknya adalah dapat terjadi bencana tsunami.

8. Erosi Tanah

Hutan yang semakin gundul dan tumbuhan yang semakin sedikit menjadi penyebab erosi tanah. Erosi merupakan pengikisan lapisan tanah, pengikisan sedimen, pengikisan batuan dan partikel-partikel yang ada di tanah akibat angin, air maupun oleh karakteristik hujan. Hutan gundul menyebabkan erosi karena hujan yang turun ke bumi lama kelamaan akan mengkikis tanah sehingga lapisan tanah dan komponen-komponen tanah menjadi rusak.

9. Aset Negara Berkurang

Negara banyak diberikan keuntungan dari industri kayu di hutan, industri rotan, industri buah-buahan dan masih banyak lagi lainnya. Saat hutan semakin gundul, Potensi hutan seperti kayu dan rotan juga akan ikut menghilang. Menghilangnya hasil hutan tersebut juga akan menurunkan potensi pendapatan negara.

10. Sumber Daya Menjadi Langka

Kerusakan hutan yang terjadi dapat menyebabkan masalah berupa sumber daya menjadi langka. Sumber daya yang termasuk di dalamnya adalah hewan dan juga tumbuhan. Misalnya saja kita ambil contoh, Selama ini manusia menggantungkan kehidupan dari tumbuhan dan hewan. Hutan bagi manusia bisa menghasilkan berbagai macam hal seperti kayu, daun, buah, getah dan air yang bisa digunakan untuk mencukupi kebutuhan manusia. Hutan yang mengalami kerusakan dampaknya pun akan dirasakan oleh manusia juga. Sumber daya yang biasanya dibutuhkan oleh manusia menjadi langka. Kayu sudah menjadi langka, air menjadi langka, buah menjadi langka serta masih banyak lagi lainnya. Yang paling fatal adalah manusia lama kelamaan akan kehilangan sumber daya berupa air.

11. Menurunnya Kualitas Kesehatan

Seperti yang kita lihat saat ini, Kebakaran hutan menyebabkan terjadinya kabut asap. Warga yang terpapar langsung dengan kabut asap tersebut rentan untuk terkena penyakit pernafasan seperti asma, ispa dan masih banyak lagi lainnya. Tidak hanya itu saja, Rusaknya habitat fauna yang ada di hutan menyebabkan fauna masuk ke perkampungan penduduk. Fauna itu bisa menyebabkan kesehatan manusai menjadi menurun. Hal itu dikarenakan hewan-hewan tersebut akan membawa penyakit untuk manusia. Penyakit yang sering ditimbulkan akibat rusaknya habitat di hutan adalah anthrax, pes dan juga flu burung.

perusakan hutan
sumber gambar : greenpeace

Oleh karena itu selain pentingnya peran pemerintah untuk menjaga kelestarian hutan, Masyarakat juga harus berperan aktif dalam melakukan pelestarian dan penghijauan hutan kembali (reboisasi) serta melakukan penyuluhan kepada masyarakat lain yang belum mengetahui atau kurangnya ilmu pengetahuan tentang dampak yang ditimbulkan akibat dari kerusakan hutan dan mengawasi masyarakat lain yang memang sengaja melakukan kegiatan yang merusak hutan serta melaporkan kepada pihak yang berwenang untuk mendapatkan sanksi sesuai dengan kegiatan yang dilakukannya. Karena tanpa peran serta dan dukungan masyarakat maka kelestarian hutan juga tidak dapat dikendalikan.

Pemerintah dan para penegak hukum juga harus memberikan hukuman yang seberat-beratnya kepada pelaku pembalakan liar dan para pengusaha yang berada dibalik pelaku pembalakan liar tersebut. Pemerintah juga harus menindak tegas orang-orang yang telah melakukan pencurian sumber daya hutan serta para pelaku perusak hutan. Hukum tak pandang bulu, Walaupun seorang pejabat kepala daerah yang melakukan harus dihukum seberat-beratnya.

Penegakan hukum inilah yang jadi pangkal masalah sehingga pembalak liar dan para backing yang merupakan penegak hukum itu sendiri, Pengusaha dan bahkan kepala daerah tetap melenggang bebas walaupun sudah jelas terbukti melakukan pengrusakan hutan dengan memberi izin yang menyalahi aturan kelestarian hutan.

Apa jadinya jika sudah tidak ada hutan di muka bumi ini lagi. Kemungkinan besar akan semakin banyak terjadinya bencana, Bahkan dengan tidak adanya hutan secara perlahan akan menghancurkan kehidupan seluruh mahluk hidup yang ada di muka bumi ini. Tidak dapat kita bayangkan, Jika hal tersebut terjadi pada masa yang akan datang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Halaman