Mengapa Pasukan Hamas Memakai Penutup Wajah

Mengapa Pasukan Hamas Memakai Penutup Wajah

iklanet.id - Apakah pernah terlintas dalam pemikiran kita, Mengapa para pejuang hamas selalu memakai penutup wajah. Apakah karena mereka takut dikenali musuh atau ada alasan yang kuat lainnya

Di berbagai pertempuran dan medan perang selalu berakhir dengan secara tidak langsung Israel Menyadari tidak mudah melumpuhkan para pejuang hamas bahkan mereka secara tidak langsung mengakui kekalahanya dengan meminta genjatan senjata.  Dan di antara keberhasilan para pejuang hamas itu nama mantan Perdana Menteri Palestina, Ismail Haniya disebut-disebut sebagai sosok kunci keberhasilan Hamas. 

Ismail Haniya dikenal sebagai pemimpin yang sangat dicintai rakyat Palestina ketika menjadi Perdana Menteri: Hafidz 30 Juz Qur’an, Pemimpin dengan perut lapar karena mendahulukan rakyatnya, tidur hanya berasal tikar dan setiap malam patroli untuk memastikan keamanan rakyatnya. 

Di tengah aksi blokade finansial dan ekonomi Israel atas Gaza, Haniya menyarankan agar semua anggota Hamas, terutama pejabat teras untuk menggunakan damar sebagai penerang ruang rapat. Dia sendiri juga sudah memakai damar di rumahnya dan menunggangi keledai menuju kantornya.

Ketika berlangsung blokade oleh Zionis terhadap Gaza, pemerintahan Hamas di Gaza terancam bangkrut dan tidak mampu membayar gaji para pegawainya, sampai-sampai Perdana Menteri Ismail Haniya menjual hartanya, termasuk perabotan rumahnya dan dibagikan kepada mereka yang membutuhkannya. Hal utama yang membuat rakyat Gaza terharu adalah Perdana Menteri itu rela turut berjihad demi kebebasan Palestina tanpa ingin diketahui rakyatnya.

Pasukan Brigade Izzuddin Al Qassam memang selalu memakai penutup wajah ketika bertempur, ini sesuai instruksi As Syahid Syaikh Ahmad Yasin, Mengapa para pejuang Hamas itu, mereka selalu menutup wajahnya? Apakah mereka takut diketahui oleh Zionis? Tidak. Mereka memakai tutup wajah, semata hanya ingin menjaga keikhlasan mereka, tidak ujub atau takabbur (sombong) dan Menjaga Kerahasiaan Perjuangan Mereka. 

pejuang hamas

Ada cerita yang mengharukan mengenai penutup wajah para pejuang Hamas di Gaza. Kisah ini terjadi ketika seluruh pasukan Brigade Izzuddin Al Qassam, sayap militer Hamas dikumpulkan didalam terowongan. Mereka diminta membuka penutup wajahnya masing-masing. 

Ketika diminta membuka penutup wajah itu, ada satu orang yang terus keras menolak membukanya. Sehingga semua anggota pasukan memaksa untuk membuka penutup wajahnya. Dan orang ini pun terpaksa membukanya Setelah penutup wajah itu dibuka, semua pasukan begitu terkejut mengetahui siapa orang yang pada awalnya tidak mau membuka penutup wajahnya.

Orang itu ternyata adalah Perdana Menteri Palestina, Pemimpin Hamas, Ismail Haniya dan seluruh pejuang pun tersentak kaget dan tidak percaya bahwa yang bertempur bersama mereka adalah pemimpin tertinggi mereka dan seluruh pejuang pun memeluk Ismael Haniya dengan penuh haru. Beliau turut ikut bertempur melawan Israel di medan jihad. Bahkan, beliau berada di garda terdepan pertempuran di Gaza, Palestina.

Itulah Akhlak Mulia Seorang pemimpin yang ikut berjuang di garda terdepan tanpa mau di ketahui rakyatnya,dia lebih rela peluru menembus badannya dulu sebelum menembus rakyatnya.

Kisah ini pun diamini oleh Pimpinan Arrahmah Qur’an Learning Islamic Centre, Bachtiar Nasir. Dalam konferensi pers Kemenangan Gaza, beberapa tahun lalu,Sekjen MIUMI tersebut menilai hanya di Gaza, rakyat dan militer dapat bersatu.

“Dulu semua orang mengatakan di dunia hanya Gaza yang dijajah. Ternyata sekarang faktanya semua negara Arab terjajah, kecuali Gaza!” ujarnya yang pernah bertemu Ismail Haniya di Gaza.

Semoga Kisah ini membuka mata hati kita bahwa Islam mengajarkan kepada seorang pemimpin untuk melindungi rakyatnya dan mendahulukan kepentingan rakyat dan bukan mendahulukan atau keselamatan pribadi. 

Sumber : VIVA

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.