Wisata Alam Kawah Ratu

Wisata Alam Kawah Ratu

Jawa barat merupakan salah satu daerah yang menawarkan begitu banyak tempat wisata alam yang terkenal dengan pemandangan indahnya dan juga banyak dikunjungi di akhir pekan, Tidak hanya dari warga kota setempatnya tetapi juga dari luar kota, Seperti jakarta dan daerah sekitarnya.

Salah satu kawasan wisata alam tersebut adalah kawah ratu yang merupakan salah satu tempat wisata alam yang berada di gunung salak, Sukabumi, Jawa Barat. Tempat ini memang tidak begitu terkenal bila dibandingkan dengan kawah putih yang berada di bandung, Akan tetapi pemandangan dan pesona alamnya tidak kalah bagus dengan kawasan wisata alam lainnya.

Kawah Ratu berada di ketinggian 1. 338 meter dpl. Kawah Ratu dapat di tempuh dengan berjalan kaki selama 3. Dengan rute yang terbilang mudah, Anda akan dapat menemui banyak tanaman kantong semar dan anggrek hutan selama perjalaan.

Suasana hutan tropis begitu kental terasa hingga banyak satwa, seperti elang jawa, matoa, bahkan macan kumbang terlihat di sini. Suasana pegunungannya kental dengan nuansa petualangan, suhu udaranya mencapai 10-24 derajat Celsius dan hutan termasuk dalam golongan hutan tadah hujan karena hujan turun hampir setiap hari.


Usai melewati perjalanan panjang, tibalah di tempat pariwisata kawah ratu yang merupakan tempat terjadinya aktivitas geologi dari panas bumi. Hal ini terlihat dari cekungan dan pundakan perbukitan yang mengeluarkan belerang panas dan gas asam sulfide yang berbau sangat menyengat.

Sesekali kawah ratu mengeluarkan belerang bercampur air hingga suaranya seperti gemuruh yang keras. Jadi jangan kaget bila anda mendengar suara gemuruh tersebut yah. Atraksi ini juga menimbulkan kepulan asap belerang yang dapat menutupi seluruh kawasan.

Meski kawah ratu masih menunjukkan aktivitas geologinya, vegetasi tumbuhan di sekitarnya tidak terganggu. Ini terlihat dari beberapa tumbuhan yang hidup, seperti romogiling yang ujung daunnya berbentuk agak bulat dan hidup di sekitar kawah. Sedangkan tumbuhan yang lainnya terlihat kering kerontang karena hawa panas dari kawah tersebut.

Meski unik, fenomena alam kawah ratu ternyata cukup berbahaya. Pasalnya, tidak sedikit nyawa wisatawan yang pernah hilang di sana.


Ternyata ada juga beberapa wisatawan yang pernah meninggal karena keracunan gas belerang yang keluar dari kawah ratu. Memang, wisatawan tidak diperbolehkan berlama-lama di kawah ratu. Disarankan untuk mengunjunginya pagi hari karena semakin sore bau belerang akan semakin tajam. Bagi anda yang memiliki masalah pernafasan tidak disarankan untuk mendaki hingga kawasan kawah yang penuh dengan asap belerang, Karena bisa membahayakan diri anda sendiri.

Kawah Ratu juga dikenal sebagai tempat penuh mitos dan legenda. Sepanjang perjalanan menuju kawah ratu, Kita akan menemukan beberapa sesajen seperti telur ayam, uang, kopi dan kemenyan. Sepertinya, memang tempat ini dijadikan tempat keramat bagi warga sekitar. Dan kita tidak perlu khawatir dengan hal tersebut,

Ada tiga jalur pendakian ke kawasan wisata alam kawah ratu. Jalur pertama yaitu dari Bumi Perkemahan Gunung Bunder, tidak jauh dari gerbang masuk Gunung Bunder Taman Nasional Gunung Halimun Salak. Dari jalur ini pendakian ke kawah ratu sekira 5 kilometer dengan waktu tempuh 3 jam.

Dua jalur lainnya melewati gerbang pendakian di Desa Gunung Bunder, Kecamatan Pamijahan. Jalur itu yaitu dari Pasir reungit. Jarak tempuh lebih pendek dengan waktu sekira 2 jam dan jarak 3,6 kilometer. Jalur ketiga yaitu Bumi Perkemahan Cangkuang, Cidahu, Sukabumi. Jarak melalui Cidahu ini sekira 3,5 kilometer.


Jalur pendakian dihiasi oleh jalan berbatu yang menembus hutan hujan tropis yang masih rapat. Tak jarang kita harus menyeberangi sungai kecil berair jernih. Bahkan di beberapa tempat, Kita harus benar-benar berjalan ditengah sungai dangkal. Sepanjang jalan didominasi oleh jalanan landai. Meskipun terdapat juga tanjakan, namun tanjakannya tidak curam, hanya tanjakan biasa saja dan di kawasan ini ternyata cukup banyak juga lintah dan pacet lho. Untuk antisipasi agar tidak terserang lintah atau pacet, Biasanya Admin menggunakan lotion anti nyamuk dan itu awalnya hanya coba-coba saja, Akan tetapi cara tersebut cukup efektif untuk menghindari serangan lintah dan pacet.

Ketika sampai di kawah, kita seakan berada ditempat lain yang begitu sejuk, nyaman dan indah. Karena pemandangan di kawasan ini bergitu berbeda. Kita bisa masuk ke dalam kawasan kawah, berjalan diantara kepulan asap dan kolam-kolam kecil berisi air yang bergolak. Di beberapa tempat berdiri pohon mati dengan ranting-rantingnya yang meranggas.


Kawah ini juga dibelah oleh sungai yang cukup lebar berair deras. Air yang mengalirinya berwarna bening keabu-abuan. Dan airnya hangat-hangat kuku. Mungkin sungai ini campuran antara sungai dari hutan diatasnya dan air panas yang keluar dari kawah.

Di beberapa titik terdapat sumber belerang. Oleh para pengunjung, belerang-belerang ini biasanya sering dijadikan sebagai masker wajah. Terutama oleh orang yang wajahnya berjerawat, dengan harapan jerawatnya menjadi kering dan wajahnya menjadi mulus.


Kawah Ratu memang mempunyai pesona tersendiri, yang membuat kita betah berlama-lama disini untuk menikmatinya. Namun bagi kita yang ingin Camping, kita dilarang mendirikan tenda di sekitar kawah. Karena hal tersebut akan sangat membahayakan kesehatan kita dan juga bisa menyebabkan sesuatu yang tidak diinginkan. Jadi taatilah semua peraturan yang berlaku demi keselamatan.

Kalaupun kita ingin camping, Maka kita bisa memilih tempat yang tidak telalu jauh dari kawah, namun di luar jangkauan asap kawah. Di sana disediakan beberapa area terbuka untuk mendirikan tenda.

Bagi Anda yang baru pertama kali melakukan aktivitas di kawasan ini, disarankan anda meminta bantuan kepada relawan atau petugas penjaga pintu masuk untuk menjadi pemandu dalam perjalanan menuju Kawah Ratu

PETA KAWAH RATU



Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.